Jelang 17 Agustus, Capaska Gianyar Matangkan Formasi dan Kesiapan Pengibaran
Capaska Gianyar mematangkan formasi, ketepatan gerakan, dan kesiapan pengibaran bendera pada 17 Agustus
Latihan calon pasukan pengibar bendera pusaka di Alun-alun Kota Gianyar, Jumat (14/8/2026).
Foto: Pendim Gianyar
Latihan calon pasukan pengibar bendera pusaka di Alun-alun Kota Gianyar, Jumat (14/8/2026).
Foto: Pendim Gianyar
Persiapan 74 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten Gianyar 2026 memasuki tahap akhir. Menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, latihan kini difokuskan pada pemantapan formasi, ketepatan gerakan dan kesiapan setiap anggota menjalankan tugas di lapangan.
Memasuki hari ke-15 pemusatan latihan, Jumat (14/8/2026), para Capaska menjalani latihan di Alun-alun Kabupaten Gianyar. Latihan tidak lagi sekadar mengulang materi dasar baris-berbaris, tetapi mulai menyatukan seluruh rangkaian gerakan yang akan digunakan saat pengibaran maupun penurunan bendera Merah Putih.
Setiap detail menjadi perhatian. Mulai dari kesamaan langkah, jarak antaranggota, perpindahan posisi, ketepatan gerakan hingga respons terhadap aba-aba terus dievaluasi. Tujuannya agar seluruh anggota mampu bergerak dalam satu irama ketika menjalankan tugas pada hari pelaksanaan.
Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya mengatakan, semakin dekat dengan hari pelaksanaan, latihan harus semakin diarahkan pada detail dan kekompakan pasukan.
“Di tahap ini yang kita kejar adalah kekompakan dan konsistensi. Gerakan harus dilakukan bersama-sama, respons terhadap aba-aba harus cepat, dan setiap anggota harus memahami posisi serta tanggung jawabnya,” ujarnya.
Menurutnya, Capaska tidak cukup hanya memiliki kemampuan baris-berbaris. Mereka juga dituntut mampu menjaga konsentrasi dan ketenangan karena tugas pengibaran bendera menjadi bagian penting dalam rangkaian upacara kenegaraan.
“Yang paling penting mereka percaya diri ketika berada di lapangan. Karena itu, semua yang kemungkinan terjadi saat pelaksanaan kita biasakan melalui latihan. Harapannya, ketika 17 Agustus tiba, mereka sudah siap secara fisik, mental dan teknis,” katanya.
Sebanyak 74 Capaska Gianyar tahun 2026 terdiri atas 36 putra dan 38 putri. Mereka mengikuti pemusatan latihan dengan pendampingan unsur gabungan, yakni Kesbangpol Gianyar, Kodim 1616/Gianyar, Yonzipur 18/YKR, Polres Gianyar, Dispora, tim kesehatan, Satpol PP dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI).
Rangkaian kegiatan para Capaska dimulai sejak pukul 05.00 Wita. Setelah bangun pagi dan olahraga, mereka menjalani aktivitas persiapan, persembahyangan, makan pagi dan apel.
Sekitar pukul 07.15 Wita, para Capaska menuju Alun-alun Gianyar untuk mengikuti gladi penurunan dan latihan hingga menjelang siang. Setelah istirahat, latihan kembali dilanjutkan pada sore hari hingga pukul 17.00 Wita.
Tidak hanya latihan fisik dan baris-berbaris, pembinaan juga diisi dengan kegiatan penggalian bakat dan seni pada malam hari. Seluruh rangkaian kemudian ditutup dengan evaluasi dan apel malam.
Padatnya jadwal tersebut membuat para Capaska terbiasa dengan pola kegiatan yang disiplin sekaligus membangun kekompakan antarpersonel. Di lapangan, mereka terus dibiasakan mengulang gerakan hingga setiap perpindahan formasi dapat dilakukan tanpa ragu.
Dengan waktu pelaksanaan yang tinggal beberapa hari, fokus latihan kini semakin mengarah pada penyempurnaan. Kesalahan kecil yang masih ditemukan langsung dikoreksi agar tidak terbawa saat bertugas.
Bagi para Capaska, 17 Agustus bukan sekadar agenda upacara. Hari tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan hasil dari proses latihan yang telah mereka jalani selama pemusatan pendidikan dan pelatihan.
Sebanyak 74 putra-putri Gianyar tersebut kini tinggal menyempurnakan kesiapan sebelum menjalankan tugas sebagai pengibar Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Gianyar.